*Retno..*




 Profile Twit, FB dan YM kamu seperti koran yang kubaca setiap pagi,
Seperti kursi kantor yang aku duduki setiap hari, 
Seperti lagu-lagu yang kudengar setiap malam..


Aku tidak punya apa-apa, kecuali Doa' yang selalu kupanjatkan untukmu..
Apakah cinta yang membahagiakanmu?? Sesuatu yang ingin sekali kumiliki !!



Photobucket



Inilah aku, yang mencintaimu dengan segala yang tidak kupunyai.
Aku mungkin tak punya telinga tempat suara resahmu mengalir.
Akupun tak punya keinginan memperlihatkan bahwa aku seorang yang telah dewasa untuk cukup menguatkanmu dengan kata-kata nasehatku, yaa.. aku jauh lebih muda darimu.

Umurku memang bukanlah lautan yang asin karena pengalaman, tempatmu berenang seluas-luasnya, mungkin malah hanya sebuah kubangan yang beruntung ada karena hujan sejenak saja.
Keberanian tak kujadikan mulut untuk mengatakan cintaku padamu.
Aku juga tak punya dana untuk membeli jarak agar kau bisa merindukanku.
Perasaan ini sungguh sederhana, ada begitu saja seperti sebuah bangunan menjulang yang muncul tiba-tiba, tapi mengapa terasa rumit??

Aku tak punya sesuatu yang pantas membuatmu bangga, sesuatu yang harus membuatmu memilihku…
Aku hanya punya dua ‘tahu’, tahu bahwa aku mencintaimu. Dan tahu, itu tak pernah cukup!!




Ya Allah..
Ajarkan aku mencintai dengan sederhana..
Ajarkan aku agar lebih pandai memendam cinta..
Ajarkan aku untuk lebih mencintai-Mu dan kekasih-Mu..
Jagalah aku dari dosa dunia, serta jagalah dia dari dosa cinta..
Aku mencintainya karena-Mu
Akupun akan rela melepaskannya apabila Engkau menghendaki...






 Sumber  :  Artikel Bebas









Regard's...







*Retno..*


Banyak orang membanggakan seragam.
Ada yg terlalu bangga dengan seragam lorengnya, merahnya atau
pisau komandonya.
Ada yg bangga dengan seragam kerjanya...

Diperusahaan tempat dia bekerja untuk posisi dia dengan seragam biru adalah level staff yg keren,
namun di lain perusahaan warna biru hanya untuk level operator.
Begitu juga untuk level supervisor keatas seragam biru donker dan abu2 adalah kebanggaan,
namun di perusahaan se-kawasan seragam tersebut hanya untuk class operator.

So, apa yg patut dibanggakan ?
Sudah banyak di negeri ini yg ketipu dengan seragam.







Kawan2ku…
Lihatlah dalam pikirannya
kalau bisa lihatlah hatinya
atau paling tidak…
lihat apa yg telah dikerjakan
itu adalah rekam jejak yg paling sahih
untuk memprediksi seseorang

Sahabatku..
Jadi jangan silau akan Seragam
Jangan mundur akan Pangkat
Jangan rendah diri akan tempelan lahiriah
Jangan sungkan karena cheque

Untuk urusan ibadah..
jangan berkecil hati
belum tentu yg dahinya sok hitam dan berjanggut
lebih baik nilai ibadahnya dari orang yg biasa
sombong sekecil apapun akan dapat perhitungan nantinya

Kemampuanmu
sejauh ini , sembunyikan..
jangan sampai zamrud2 kecil yg belum mekar dan tumbuh
kembang, ditelan habis burung merak
karena kecongkaan pemilik benih yg membuka diri
belum pada waktunya...

Intan yg terbuai dalam lautan lumpur hitam
Tak akan bisa menghapus keras dan kilaunya
Ikan yg bebas berenang dilautan
tak akan asin karenanya...

Semuanya tergantung amal dan hubungan dg khalik kita.
Semulia2 manuasia adalah yg paling taqwa/takut kepada sang khalik kita.









Regard's...





*Retno..*




Teman...
Terkadang, kita merasa lebih dewasa dan bijaksana dalam berkata-kata maupun bertindak. Kita menganggap orang lain, terutama sederajat atau di bawah kita, seperti pasangan atau pacar, anak kita, anak buah kita, seperti anak kecil walaupun usianya sudah menginjak dewasa.
Setiap gerak langkahnya selalu kita awasi. Bila salah sedikit, amarah sering muncul, walaupun bukan dalam hal prinsip. Kita ingin selalu melihat mereka seperti diri kita, padahal setiap orang punya hak untuk menentukan nasibnya sendiri. lagipula setiap orang mempunyai keinginan yang tidak sama juga.


Sebagai teman atau sahabat, memang sudah selayaknya kita mengingatkan teman atau sahabat yang menurut kita kurang pantas. Namun bila terlalu sering, akhirnya malah menjadikan mereka antipati dengan kita. Sesekali mungkin masih bisa menerima masukan kita, namun lama kelamaan, apalagi untuk masalah yang sama, teman atau sahabat kita bisa jadi malah memusuhi atau menjauhi kita. Demikian pula dengan pacar atau pasangan kita. Terlalu sering menasehati malah dikira ingin mengatur kehidupan si dia, padahal belum tentu dia sepakat dengan nasihat kita.


Tidak semua bisa menerima nasihat dengan kepala dingin. Kadang-kadang Tuhanlah yang lebih kena untuk menasehati seseorang, dengan memberikan cobaan hidup yang akan selalu teringat di kepalanya. Istilahnya, ada orang yang bisa dinasehati dengan mulut, ada pula dengan pukulan baru terasa.
Jadi, biarkanlah dia menemukan jalannya sendiri. Toh.. bila suatu saat terantuk, kitalah yang akan menjadi tempat bertanya. Jangan pernah memaksakan kehendak, sekalipun sudah resmi berpasangan atau kepada anak kita sendiri. Cukuplah berikan pengertian, lalu biarkanlah dia berkembang sesuai dengan keinginannya sendiri, agar menjadi cepat dewasa.




Sumber : Artikel Bebas







Regard's...






*Retno..*
Bismillah...

Nah.. mumpung masih banyak yang belum akses blogger Diary Of Retno.
aku mau posting tentang kopdar kilat 2 hari yang lalu, tepatnya pukul 10.30 wib kalau tidak salah tanggal 24 September 2011 berlokasi di bandara international Juanda Surabaya.

Kalau dihitung secara sistematis, kayaknya kurang dari 15 menit'an saja. waktu super singkat itu mungkin tidak sebanding dengan jarak tempuh dan durasi perjalanan yang kami perlukan untuk bertemu.
Aku dari kota Palangka Raya yang sudah berada di Jember selama 10 hari untuk menjenguk kakekku dan akan lanjut pulang kembali ke Palangka Raya pada hari itu juga, sedangkan maz YRL baru datang dari Jakarta menuju ke Surabaya pagi itu.

Kenal dengan maz YRL sih sudah lama, kalau tidak salah tahun 2009 sewaktu beliau masih tugas di Lebanon. bermula dari chat FB tentang game Battle Stations... ternyata baru bisa ketemu sekarang.

Teman...
Ini termasuk kopdar paling singkat dan paling tidak direncanakan selama pengalamanku, semua berjalan tanpa perencanaan yang matang makanya agak amburadul dan terkesan berantakanhttp://www.emocutez.com. sebenarnya aku tidak punya niat ingin bertemu saat itu, tapi... nanti lah waktu itu situasi juga kurang mendukung karena aku akan kembali ke Palangka Raya tidak sendiri tapi bersama Ayahku.
kebayang kan gimana rasanya, ada rasa sungkan dan segan juga akunya... http://www.emocutez.com
karena tidak terbiasa mengenalkan teman lawan jenis, apalagi baru pertama kali face2face.





Pagi itu pukul 05.30 wib, aku dan ayahku berencana balik ke bandara Juanda memakai Kereta Api.  dasar Apeeess.. ternyata kita kehabisan tiket karena lupa beli pada hari sebelumnya.
yaa...  terpaksa mencoba alternatif lain menggunakan Bus antar kota, daripada balik kerumah lagi.. bener kan ?? http://www.emocutez.com

Aku memang tidak begitu ingat kapan ada panggilan masuk dari Maz YRL, yang menanyakan jadi tidaknya aku pulang hari itu.
yang jelas sepanjang perjalanan aku diminta untuk SMS setiap memasuki Pasuruan, Gempol sampe sudah masuk tol Porong... http://www.emocutez.com heheheee... makin GeJe, ternyata pas telpon waktu itu beliau memintaku untuk mau dijemput terminal Bungurasih tapi akunya yang ga ngeh... lewat dari 30 menit, langsung saja aku tinggal naik Taxi bandara http://www.emocutez.com




http://www.emocutez.com Maaf banget yaa..Maz, niat hati sih tidak mau merepotkan. masa baru kenal sudah minta tolong di antar ke bandara sih !!  kan akunya masih segan dan sungkan sama jenengan... (Ternyata, jadi sangat-sangat direpotkan oleh kelakuanku.. wakwkwkwkkk)

Karena keseringan SMS dan saling telpon sebgai permohonan maaf, mungkin supir taxinya gerah kali yaa.. gara-gara aku keseringan bilang minta maaf sama maz YRL yang sudah aku tinggalkan begitu saja di terminal Bungurasih..

"telpon'an sama siapa mba?? calonnya yaa?? " tanya pak supir
"waduuuuhh... bukan pak, cuma temen kebetulan belum pernah ketemu.." jawabku
"bilang aja, kalau mau ketemuan langsung ke Bandara saja. nah.. kalau sampai beliau mau nyusul ke bandara, ada kemungkinan berjodoh tuh...... " pungkasnya
denger perkataannya pak supir tadi, kontan saja aku dan ayahku tertawa lepas http://www.emocutez.com
"Wallahu A’lam Bishowab.. yaa paaakk" jawabku



Eng..ing..eng... tanpa disangka-sangka, maz YRL yang sudah kuberitahu jadwal penerbanganku menyusul ke bandara. Bertempat di Bandara Juanda Surabaya terminal B kami bertemu.
namanya juga kopdar kilat, jadi tak sempat kami ngobrol ngalur-ngidul.. Setelah saling berjabat tangan, ketawa-ketiwi sambil jalan ke DD (ngomongin apa gitu?? aku juga lupa.. hahahaa) beliau berpamitan denganku dan ayahku, lalu Kami pun berpisah.
maz YRL mau pulang ke Rungkut, ibunya telpon kalau tukang pijetnya udah nunggu dirumah. sedangkan aku juga mau check-in ke perwakilan.

Kopdar seperti ini memang baru pertama kali terjadi,
Alhamdulillah.. sangat bersyukur sekali waktu itu, akhirnya Allah SWT mempertemukan aku dengan teman di dunia maya sambil menyambung tali silaturahmi di dunia nyata. Finally.. setelah beberapa kali ngobrol via telpon, SMS, tweet, chat YM, dan Facebook berencana kopdar ke Jakarta atau Surabaya namun selalu gagal, Rupanya di penghujung September 2011 ini waktu yang tepat untuk kami bertemu.


Terima kasih banyaaaakk buat maz YRL yang menyempatkan waktu untuk mampir di Bandara, waktunya memang sangat singkat tapi berkesan. Alhamdulillah... aku bisa menepati janji yaa, setidaknya bisa lebih dari sekedar tukar photo kan sudah bertemu langsung dengan orangnya.
Seneeeeeeng.. akhirnya bisa bertemu dengan si Misterius yang humoris,  hihihihihii.........
Oiyaa.. sekali lagi mohon Maaf yaa. aku merasa tak tau diri, belum terlalu kenal tapi sudah merepotkan.  bertemu dengan maz YRL cuma membuat banyak kesusahan yang sama sekali tidak aku sengaja. http://www.emocutez.com










NB buat yg Baca :
Maaf yaa.. teman, ga ada photonya !!
kalau di Kaskus, no image is Hoak..
tapi, kalau disini ga bisa begitu karena kalau posting photo kudu minta izin sama yang bersangkutan. lha.. kan jadi repoooottt.....





Regard's...










*Retno..*


Tahukah kamu... kalau dahulu kamu begitu special di hatiku??
sejak cinta monyet baru beradu...
Tapi, itu dulu. Kuharap sekarang perasaanku padamu sudah berlalu..

Dahulu... aku memang sangat menyukaimu
tapi, kamu menyukainya...
Truz, aku bagaimana?? aku sama siapa??
Aku memilih untuk Diam, karena
If  Ur Not Ready, Loved Him in Silence...


Sebelum aku putuskan berlalu dari hidupmu,
dari mimpiku, dari semua harapan2 kosong itu..
aku hanya bisa jadi Secret Admirer yang selalu menulis surat
serta memberikan kenang2an sebuah Gelang dari batu hitam untukmu..
Entah... apa kamu masih menyimpannya??



Setelah 7 tahun berlalu, tak pernah sedikitpun aku ingin mencarimu
mencoba untuk mengusik hidupmu


deg..

deg..

deg..


Tiba2, Qta bertemu lagi...
kali ini sungguh tidak disengaja...
Entah... apa artinya??


Yang pasti, sudah aku titipkan hatiku pada Sang pemilik hati
yang jauh lebih tahu apa yang terbaik bagiku..










Dedicated  :  To 'heart thief' zaman Cinta Monyet.. (SW)







Regard's...










*Retno..*



Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil,
tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

Ayah selalu tepat janji !! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup

Ayah benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta bantuan.

Ayah di dapur. Membuat masakan seperti profesor penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu.
Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan, bahkan sangat luar biasa..." Amazing
Ayah mungkin selalu menyentuh sapu ketika masih muda, ia bisa belajar dengan cepat.

Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu

Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.

Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.


AYAH ITU MURAH HATI.....

Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.....
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara...

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....

Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....

Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu"
Ketika ia ingin berkata ,,tidak"

Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin

Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.

Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya....

Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....

Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah tidak suka meneteskan air mata ....
ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya
(ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasatakutmu...
ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Ayah pernah berkata :
" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar
apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"

Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan:
,,jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak perempuan yang
lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"

Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :
" jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak !! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu....

Ayah bisa membuatmu percaya diri...
karena ia percaya padamu...

Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik....

Dan terpenting adalah...
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.






 


ADA BAND ft. Gita Gutawa - Yang Terbaik Bagimu

teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja
indahnya saat itu buatku melambung
disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
patuhi perintahmu jauhkan godaan
yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak

reff:
tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
ku terus berjanji tak kan khianati pintanya
ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
kan ku buktikan ku mampu penuh maumu

andaikan detik itu kan bergulir kembali
ku rindukan suasana basuh jiwaku
membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu
tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati























Regard's...

*Retno..*





"Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki."

Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ......

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya, Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi??

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik??

Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu.

Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan?? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi.

Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu.

Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.

Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.

Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah... Di hadapan Allah...

Yang dicari walau bukan putera raja, biarlah putera Agama.
Yang diimpi, biarlah tak punya rupa, asal sedap dipandang mata.
Yang dinilai, bukan sempurna sifat jasmani, asalkan sehat rohani dan hati.
Yang diharap, bukan jihad pada semangat, asal perjuangannya ada matlamat.
Yang datang, tak perlu rijal yang gemilang, karena diri ini srikandi dengan silam yang kelam.
Yang dinanti, bukan lamaran dengan permata, cukuplah akad dan janji setia.
Dan yg akan terjadi, andai tak sama dgn kehendak hati, insyaAllah aku ridha ketetapan Illahi..

Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian..
semoga ridha Allah akan sentiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.........









 Regard's...

*Retno..*


Senioritas itu realita, terjadi di seluruh indonesia bahkan mungkin mendunia. Tanpa senioritas di lingkungan sekolah, lingkungan kerja, dan lingkungan organisasi mungkin akan terasa sangat biasa meskipun seharusnya Iri bukan jadi alasan utamanya ataukah ini hanya realita kesenjangan atas dasar persamaan rasa ??



Sebelum aku bercerita ada beberapa hal yang harus aku jelaskan, cerita ini merupakan pengalamanku sebagai seorang putri dari salah satu anggota TNI-AD berpangkat Kopral Kepala.
yaa... Bapakku dari kalangan Tamtama & Ibuku pun bekerja sebagai salah satu staf di Departemen Pertahanan. Begitu banyak yang ingin aku ceritakan disini,
Untuk cerita pertama, aku ingin menceritakan tentang Bapakku baik itu pekerjaannya, kegiatannya, serta keluh kesahnya.



  • Bapakku....

Teman.. yang harus kalian tahu, Bapakku bukan seorang Pengeluh pekerjaan apapun selalu beliau lakukan dengan ikhlas dan senang hati (Talk less do more.. itu prinsipnya). Beliau bukan seorang yang mau tinggal diam berpaku tangan pada sesuatu, beliau selalu terlihat sibuk entah itu bercocok tanam, bersih2 mushola depan rumah, memperbaiki pondasi rumah meskipun aku seorang anak perempuan terkadang aku jg ikut membantu, sampai2 beliau jg suka membuat berbagai resep masakan baru ala seorang chef...
itu yang membuat tidak henti2nya aku berfikir, begitu beruntungnya Ibuku memiliki seorang suami sekaligus seorang ayah yang sangat luar biasa untuk jd panutan anak2nya.

Dalam pekerjaannya, beliau selalu legowo.. Apalagi belasan tahun yang lalu, waktu berkas2 persyaratan ikut Sekolah Bintara (SEBA) punya beliau di buang oleh seniornya dengan alasan masih junior meskipun dalam berbagai test lain beliau menempati urutan terbaik pertama.

Teman... Bapakku sudah tidak muda lagi, Beliau sering mengeluh tentang pandangan matanya yang mulai tidak jeli lagi untuk mengerjakan tugas2 kantor seperti membuat laporan amunisi, kaporlap, pengajuan minyak P3, serta masih banyak lagi yang tidak bisa kusebutkan satu-persatu.   Bukankah beberapa pekerjaan yang kusebutkan itu biasa dipegang oleh BAWAT (Bintara Perawatan) ??
Kuakui Bapakku memang sangat cerdas dalam hal apapun dan selalu menjadi tempat berkeluh kesah beberapa komandannya, meskipun banyak yang memandang beliau sebelah mata hanya karena beliau dari basic Tamtama.

Pernah suatu ketika Bapakku bercerita, tentang kunjungan tim pada kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) secara tiba-tiba. Bapakku yang pada waktu itu sedang sakit langsung di jemput komandannya untuk memberikan penjelasan berbagai laporan kegiatan pada tim.
sewaktu memasuki ruang rapat yang dihadiri berbagai petinggi Perwira, banyak para Perwira yang memandang Bapakku dengan pandangan aneh terutama para perwira muda.

Kenapa tidak??  karena, hanya Bapakkulah satu2nya seorang anggota yg hanya berpangkat Kopral ikut bersanding dalam rapat itu, sebuah rapat yg hanya dihadiri para petinggi yang berpangkat perwira.
bisa kalian rasakan bagaimana perasaan Bapakku??   rasanya ingin cepat-cepat pergi kabur dari tempat itu, tempat yg seolah2 berusaha menghakimi beliau dengan pandangan mata.


Sekarang kita lanjut ke cerita kedua tentang ibuku, kegiatannya serta keluh kesahnya sebagai seorang ibu, staf, serta anggota PERSIT.

  • Ibuku...

Teman..  Ibuku merupakan seorang yang cukup sibuk dengan kegiatan2nya baik sebagai ibu, seorang pekerja, sekaligus anggota organisasi para istri tentara meskipun beliau bukan seseorang yg mau pasang badan untuk  terlibat langsung dalam organisasi. yaa... mungkin karena sudah terlalu capek di kantor, mengurus pekerjaan rumah serta anak2nya.

Pernah pada suatu hari, tidak seperti biasanya beliau menelpon aku saat masih ngantor untuk menjemputnya dikantor bapak yang sedang ada kegiatan Persit.
Teman... sebagai anak dari anggota aku memang tidak terlalu akrab dengan kegiatan seperti itu, bukannya apa-apa tapi keakraban itu cukup aku rasakan sewaktu aku masih umur 8 tahun kebawah saja.
hmm... lama juga tidak melihat ibu2 persit nimbrung, dan aku memilih untuk menunggu ibuku di sebuah kantin yg sedang tutup tidak jauh dari ruangan persit.


Mau tahu apa saja yang mereka lakukan??
karena tidak terlalu jauh dari posisi mereka, banyak hal yg aku tangkap dengan penglihatan maupun pendengaranku.

Sebut saja Ny.G istri dari seorang anggota berpangkat PELDA, si Ny.G bersikap begitu arogannya perintah sana perintah sini, tanpa memperdulikan siapa saja yang ada di ruangan itu, padahal sang IBU KOMANDAN pun ga bersikap seperti itu bahkan cenderung berdiam diri saja. tidak terlihat jelas yang mana junior dan yang mana senior, karena banyak oknum ibu2 yang berusia masih sangat muda belia bahkan ada yang 5 tahun lebih muda dari penulis.. (hahahaa... aku betul2 penulis yang sangat tahu diri, kalau sudah tidak muda lagi yaa ) secara personal mereka cenderung bersikap arogan seolah tidak pernah diajarkan etika sopan santun.


hmm... betul2 sangat memprihatinkan, atittudenya yang tidak berprilaku santun kepada seseorang yang tidak dikenal secara baik dengan alasan 'Bukan atasan langsung..', 'Bukan orangtua atau keluarga saya..', 'Pangkat suaminya kan lebih rendah dari pangkat suami saya...' (mulai nih... bawa2 pangkat suami, padahal apalah arti sebuah pangkat duniawi. toh.. kalau meninggal titlenya sudah pasti jadi Alm./Almh kan??)

   "wah.. benar2, ini orang gayanya sudah kyk istri kolonel aja !!" pikirku
Perasaan Ny.G ini termasuk junior ibuku, tp selalu bersikap sok 'aku' senior.
Apakah Senior bisa dinilai dari kepangkatan suami??

setahuku dalam organisasi manapun, yang bisa disebut Senior secara sederhana adalah seseorang yang lebih dahulu bergabung dalam organisasi. How do you think ??.....


Ternyata Krisis dalam kehidupan sosial tidak hanya di alami oleh para istri2 perwira di kalangan Cabang atau Koorcab, seperti postingan blog milik ibu 'Offi Kiswanto' dalam Crisis in Cultural Social Life  karena dalam lingkungan kecilpun hal itu bisa saja terjadi.
secara pribadi penulis juga sudah melihat semakin banyaknya istri2 yang melebihi pangkat suaminya (lebih akrab dengan julukan :  Istri mayor, Suami kapten... heheheheee ) bagaimana sombongnya mereka sewaktu mendapat jabatan di organisasi bahkan memberikan untuk senyum pada tetangga pun tidak pernah.

Dilain sudut, aku perhatikan beberapa oknum ibu2 para istri tamtama dan bintara sedang sibuk memperlihatkan style rambut curly ala artis2 sinetron serta barang2 branded yang dimilikinya mulai dari tas,sepatu, bahkan sebagian besar dari mereka sudah seperti toko emas berjalan dengan kalung, gelang, anting, gelang kaki yang beratnya mungkin berkilo2.
Huuufftt............apa ga berat coba?? untung aja ga ada yg dirampok..


Perasaan para ibu2 persit zaman dahulu tidak ada yang berani seperti itu, bahkan hampir semuanya tampil sederhana dengan hanya memakai anting mutiara, jam tangan tali hitam & tatanan rambut cepol.
untuk menghindari adanya kesenjangan sosial dari para ibu2 anggota yang mungkin suaminya tidak punya usaha lain diluar pekerjaan untuk menyenangkan para istri seperti ibu2 yang memang punya basic anak2 dari salah seorang pembesar yg cukup berada.


Nah... sekarang dimana ibuku??   Ternyata beliau ada di gardu piketan, sambil bersenda gurau dengan bapakku yang kebetulan sedang turun piket. yaa... ibuku memang sangat bersahaja, tapi beliau tetap terlihat cantik meskipun tanpa perhiasan mahal karena beliau berhias akhlak & attitude yang mulia.







Regard's...