*Retno..*
Kenapa sering sekali banyak orang selalu beranggapan tidak baik dengan kebaikan orang.
Kebetulan ini aku alami sendiri sekarang, Kadang kebaikan tulus kita jadi disalah artikan oleh orang lain.
maksudnya ingin membantu, dibilang 'ada udang di balik batu' http://www.emocutez.com
kalau baik dengan teman laki-laki nanti bisa salah tanggap.
Di fikir suka dengan dia, di hindari di bilang sombong atau apalah itu.
Baik dengan temen perempuan nanti di fikir ada maunya saja.

Huuffftt.........
Memang memusingkan karena kita tidak tahu isi hati seseorang.
Baik terhadap semua orang di bilang ”Sok Baik”
tapi gawat juga terlalu baik sama semua orang
nanti kalau ada yang nge-Fans diam2 (Hahahahaa... narsisx diriQ, mankx siapa yg nge-Fans??).
http://www.emocutez.com



Niat baik datang dari hati yang baik,
namun tidak selalu dari orang yang baik.

Orang yang sedang kurang baik pun ada masanya berhati baik,
karena pada dasarnya kita manusia itu baik,
punya hati kecil yang tidak bisa dibohongi.

Niat baik sering 'disalah artikan' bahkan tidak dianggap,
kalau sudah begini, sering pada akhirnya menyakiti sang empunya niat baik.

Namun niat baik juga sering salah,
salah karena dia terlalu baik namun ternyata dimanfaatkan oleh orang yang kurang baik.






To be continue... (kalo ga lupa, hehehee... http://www.emocutez.com )







Regard's...









*Retno..*



Berbicara tentang kecantikan..tentunya setiap wanita pasti akan cukup semangat, bergairah, Sebagian besar tentunya merasa seperti itu kan.

Yaaaa.... kosmetik, mode, cara berjalan, cara tersenyum, dan beragam cara-cara biar tampil cantik sudah menjadi santapan lezat buat kaum wanita..

Semua itu menunjukkan bahwa menyukai kecantikan dan keindahan adalah salah satu fitrah, kecenderungan yg dimiliki setiap wanita. dan perasaan ingin cantik ini adalah nikmat Allah SWT.

Tetapi.. seringkali kita salah memaknai nilai kecantikan yang sebenarnya dan menganggap bahwa kecantikan wanita hanya bertumpu pada keindahan fisik atau secara lahiriah saja.

Seringkali kita menyaksikan betapa banyak wanita cantik di dunia ini tapi keindahannya hanya sesaat, pribadinya adalah pribadi yang tak menyenangkan, kehidupannya berantakan dsbnya. Perilakunya tidak cantik bahkan menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain.

‘Dan disisi lain seringkali juga kita melihat seorang wanita yang secara lahir biasa biasa saja namun, kehadirannya sangat drasakan dan hangat terasa , ucapannya menyenangkan dan wawasannya luas ( sering distilahkan sebagai charming atau menarik).’



Lalu, apakah cantik itu dan apakah yang membuat wanita terlihat menarik (tak lekang kena panas dan tak lumut kena hujan). Adakah kecantikan lahir menjadi penilaian Allah SWT bagi hambanya ?? Kalaulah ia benar tentulah nabi Allah Yusuf AS menjadi nabi yang paling disayang Allah.

Saat ini presepsi CANTIK sudah menjadi komoditi komersil, lihat saja iklan di TV, bagaimana kulit putih dinilai sebagai lambang kecantikan, tubuh tinggi dan slim adalah lambang kebugaran
sehingga.. lahirlah paradigma vague atau cara pandang yg keliru ttg makna CANTIK

Bukankah Dalam Islam, pengertian cantik adalah Kecantikan hakiki dan ideal adalah kecantikan yang bersumber pada dimensi ilahiah (hati) .

Islam memandang puncak kecantikan wanita berbanding lurus dengan tingkat ketundukan dan kepasrahannya pada Allah SWT.

Ternyata semua sumber penampakan lahiriah itu Sangat TERGANTUNG dari HATI.

Hati memainkan peran esensial. Peran hati seumpama seorang Komando yang mengatur dan mengontrol anggota badan yang lain, semua tunduk kepadanya.
Hati menjadi radar motivator yang menggerakkan fungsi akal, emosi dan gerak dan semua terkoordinasi dan terintegrasi dengan cantik sekali yang menghasilkan dan mencerminkan pribadi yang unggul dan menawan.

Sungguh betapa indah akhlaknya , kalau ia seorang ibu, tangan tangannya begitu lembut dan terasa kehangatan dalam mendidik anak anaknya dalam menapaki kehidupan yang benar, kasih sayang kecintaanya juga begitu menggebu dihadapan suaminya sehingga ia merupakan sosok yang selalu dirindu dan dingat, akhlak yang terpuji menjadi kebanggaan kedua orang tuanya serta semangat untuk melakukan perubahan menjadi agenda utama dirinya baik perubahan
diri, social dan keluarga.


Oyaa.. sekedar menambahkan, hari ini aku juga menemukan syair bagus :


Banyak lebah mendatangi bunga yang kurang harum
Karena banyaknya madu yang dimiliki bunga
Tidak sedikit lebah meninggalkan bunga yang harum
karena sedikitnya madu

Banyak laki-laki tampan yang tertarik dan terpesona oleh wanita yang kurang cantik
Karena memiliki hati yang cantik
Dan tidak sedikit pula wanita cantik ditinggalkan
laki-laki karena jelek hatinya

Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah
tapi apa yang ada didalam dada ( Hati yg Bersinar )

Maka per
cantiklah hatimu agar dicintai dan dirindukan semua orang.


Membicarakan Kecantikan Hati sebenarnya sangat2 relatif…
Kenapa….??
Karena pada dasarnya setiap orang tentu punya penilaian sendiri terkait hal ini..

Tapi sungguh sangat menarik ketika kita tidak menjadikan hal2 yang bersifat duniawi, seperti
cantik, kaya, cakep, kedudukan, dll. sebagai sebuah alasan untuk sombong, sebagai sebuah alasan untuk menyayangi seseorang, sebagai sebuah alasan untuk menghormati
seseorang, dll

(Hehehe……apa ini pembelaan diri karena aku sendiri tidak mempunyai semuanya yaa?? )

Karena pada dasarnya setiap orang yang memiliki hati yang cantik akan jauh dan jauh lebih
disenangi, dan kese
nangan ini tentunya tulus karena tidak ada alasan apapun, misalnya :

"Aku bangga jalan dengan si A karena cantik sekali, aku senang berteman sama si A karena Bapaknya pejabat, aku senang dekat sm si B karena dia selalu naik mobil"

Huuuaaaaaa......
menyebalkan sekali kan ?? dan sangat banyak kita menemui itu…http://www.emocutez.com



Dan memang mempercantik hati, tidak semudah membuat hidung macung, menambah tinggi badan, melangsingkan tubuh, mengumpulkan harta benda..
Tapi.. bukankah tidak ada yang tidak mungkin selama kita terus berusaha, memulai dengan hal2 paling mudah dan terkecil yang bisa kita lakukan…


Tersenyum...
dengan tulus menjadi hal pertama yang paling gampang bisa kita lakukan (Asalkan senyum itu pada tempatnya, nanti kalau banyak senyum tidak pada tempatnya juga jadinya aneh kan ?? ) http://www.emocutez.com

Semuanya wajar dan pada tempatnya, itu akan menjadikan semua berjalan dengan alami, tidak terkesan dipaksakan dan dibuat-buat.





Semangat yaa………… http://www.emocutez.com

(semoga terus ada niat dan usaha untuk melakukan itu…)
Berat memang, tapi InsyaAllah aku, kamu, kita pasti bisa koq…!!













Regard's...












*Retno..*



Pagi-pagi buka Facebook, browsing kesana browsing kesini, berjalan-jalan selalu riang kemari... (hahahaa.. koq malah nyanyi )



Tapi, aku melihat satu status yang cukup menarik buat diberi komentar.
*Tunangan.. Ternyata Bukan Jaminan !!* http://www.emocutez.com
wah.. wah... ternyata, yang nulis status baru broken heart, xixixixiii.....



Urusan tunangan, kadang bisa jadi bomerang untuk dua sejoli atau sepasang kekasih. yang dengan alasan ingin bisa bersanding sampai menikah nanti.

hmm... menurutku secara pribadi, Tunangan tidak bisa jadi garansi dan bukanlah jaminan akan ada pernikahan, akan tetapi yang namanya bertunangan pasti sudah punya konsekuensi sosial, karena melibatkan banyak orang. Jika terjadi sesuatu, risiko yang paling besar sesungguhnya adalah malu. Bagaimana tidak malu, semua orang sudah tahu kalau kita sudah bertunangan dengan si dia, lalu mendadak sontak diputuskan begitu saja oleh orangtua, si dia, atau kita sendiri.

Apalagi kalau dilihat perkembangannya, soal pertunangan justru terasa seperti ada ganjelan.
Maksud hati untuk mengikat cinta supaya langgeng. Makanya banyak yang jauh-jauh hari, bulan bahkan tahunan. Masih usia muda sudah disandingkan untuk bertunangan.
nah.. Alhasil pria atau wanita yang diikat akhirnya lari juga. Trus bagaimana ??

Kata para pakar di bidang psikologi, tunangan perlu atau tidak untuk dijalankan, tergantung sama komitmen berdua. untuk gaya pacaran seperti sekarang ini, pertunangan bukan lagi proyek penting dalam menjalin hubungan asmara.
Sebaiknya jalani suatu hubungan dengan santai, tapi ada kepercayaan diri dari dua belah pihak, komitmen untuk membawa hubungan ke jenjang yang lebih baik.

karena kebanyakan persoalan tentang bertunangan, apalagi dalam jarak waktu yang cukup lama, malah bisa menimbulkan beban, takut kalau salah satu pasangan bakal terbang jauh melayang seperti layang-layang yang hilang pegangan ( hehehee..... makanya jangan diikat pakai benang, tapi diikat saja pakai rantai kapal, xixixii... tega beneeer http://www.emocutez.com )



Tunangan juga bukan jaminan ada kemapanan dan kedewasaan pikiran, tetap saja kalau dua-duanya masih ingin bebas, tidak akan itu terwujud. Kualitasnya berarti bukan pada tunangan tapi pada niatnya dan tetap berusaha.

Misalnya.. kalau ide tunangan datangnya dari keluarga, sementara kita sendiri tidak mau,
jangan ragu untuk menentangnya. (wah.. memberi pengaruh jelek nih diriku )
Daripada di belakang hari jadi masalah, khawatir si dia terbang dan menghilang, wah.. itu namanya kita tidak punya kepercayaan diri.
Apa dengan sebuah cicin, semuanya akan beres? Salah besar… !!!





NB : How About U?? Any opinions??















Regard's...