*Retno..*


Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang suami menerima istrinya dengan segala kekurangan dan kelemahannya tanpa menghakimi.
Bersyukur ketika istrinya tampil menawan, dan sama bersyukurnya ketika sang istri mengenakan daster dengan wajah berminyak tanpa make-up.
Bersyukur ketika bentuk tubuh sang istri berubah setelah melahirkan, dan tetap mengecupnya sayang sambil bilang, "Kamu cantik."

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang suami tidak membongkar kelemahan istrinya pada orang lain. Sebaliknya, menutupi rapat-rapat setiap kekurangan itu dan dengan bangga bertutur bahwa sang istri adalah anugerah terindah yang pernah hadir dalam hidupnya.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang istri menunggui suaminya pulang hingga larut malam, membuatkan teh hangat dan makanan panas, dan tetap terbangun untuk menemani sang suami bersantap serta mendengarkan cerita-ceritanya yang membosankan di kantor.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang istri bertahan ketika suaminya jatuh sakit, dan dengan sukacita merawatnya setiap hari. Menghiburnya, menemaninya, menyuapinya, memandikannya, membersihkan kotorannya.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang istri terus mendampingi suaminya tanpa mengeluh atau mengomel. Sebaliknya, dengan setia tetap mendukung dan menyemangati meski sang suami pulang ke rumah dengan tangan kosong, tanpa sepeser uang pun.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat sepasang suami istri memutuskan untuk terus mengikatkan diri dalam pernikahan, dengan tulus dan sukacita, meskipun salah satu dari mereka tidak bisa memberikan anak.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat putra pelaku kriminal berkata kepada Ayahnya, "Saya percaya pada Papa.. Papa tetap yang terbaik."

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang yang bergelar S3 dengan jabatan direktur perusahaan multinasional pulang ke rumah orangtuanya, mencium mereka dengan hormat, serta memanggil mereka 'Ayah' dan 'Ibu'.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang Ayah menerima kembali anaknya yang telah menyakiti dan meninggalkannya begitu rupa dengan tangan terbuka, memeluknya dan melupakan semua kesalahan yang pernah dilakukan si anak terhadapnya.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang Ibu mengelus sayang anak yang pernah mencacinya, dan tetap mencintainya tanpa syarat.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang mengulurkan tangan kepada sahabatnya yang terjerembab, menariknya berdiri dan membantunya berjalan tanpa mengatakan, "Tuh, apa kubilang! Makanya."

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seorang pekerja menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik, sekalipun tugas itu amat berat dan upah yang diperoleh tidak sepadan.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang membulatkan hati dan tekad demi mencapai sebuah tujuan, sekalipun ia belum dapat mengetahui hasil akhir dari tujuan tersebut. Berjerih payah dan berkorban demi menyelesaikan tujuannya, sekalipun semua orang meninggalkannya.

Komitmen adalah sesuatu yg membuat seseorang rela meninggalkan segala sesuatu yg berharga demi memenuhi panggilan hidupnya, walau harga yg hrs dibayar tidak sedikit dan medan yg ditempuh tidak ringan.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang memikul resiko dan konsekuensi dari keputusannya tanpa mengeluh, dan menjalaninya dengan penuh rasa syukur sebagai bagian dari kehidupan yang terus berproses.

Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang berani setia dan percaya, meski harapannya tidak kunjung terpenuhi dan tidak ada yang dapat dijadikan jaminan olehnya.

Komitmen adalah sesuatu yang melampaui segala bentuk perbedaan, perselisihan dan pertengkaran. Ia tidak dapat dihancurkan oleh kekurangan, kelemahan maupun keterbatasan lahiriah. karena ketika kita berani mengikatkan diri dalam sebuah komitmen, kita telah 'mati' terhadap kepentingan diri sendiri..


Izinkan aku menyimpulkan tulisan ini dengan kalimat seorang bijak yang aku temukan beberapa waktu lalu:
"In the final analysis, commitment means:

*Here I am. You can count on me. I won't fail you...*









NB : Maaf.. kalau repost, *bagaimana dengan komitmen kamu ?? *








Regard's...







*Retno..*


Dalam gambar, lihat saja kondisi mereka....
Tidak ada tempat untuk tidur, mereka juga masih membuat beberapa ruang untuk burung, ayam, kucing dan anjing ..... etc
Memanyungi air dari atap yang sudah bocor,
tapi masing-masing dari mereka masih memiliki senyum damai di wajah mereka....

Ternyata benar………
‘Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik,
mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.’


( Rahasia Kebahagiaan Yang Sederhana…… )

1. Mendapatkan kebahagiaan yang cukup membuat Qta ‘Baik Hati’,
2. Cobaan yang cukup membuat Qta ‘Tetap Kuat & Tegar’,
3. Kesedihan yang cukup membuat Qta ‘Jadi Manusiawi’,
4. Pengharapan yang cukup membuat Qta ‘Bahagia’, serta
5. Uang yang ‘Cukup’ membeli segala keperluan Qta…


Simply Amazing !!!!!
Orang yang paling bahagia di dunia adalah bukan mereka yang tidak memiliki masalah,
tetapi mereka yang belajar untuk hidup dengan hal-hal yang kurang dari sempurna.
always grateful and Keep Smiling..


Hehehe……..
( Mungkin ini merupakan pemikiran yang 'Cukup Simple' !! )





Apa pendapat kamu tentang hal itu?? Any opinions??










Regard's...






*Retno..*



Sahabat & Persahabatan.. pasti banyak yang sudah tidak asing lagi mendengarnya.

"Apa kamu semua punya teman??'" aku yakin pasti semua jawab *Punya*, klo ga ada aku juga bingung hehehee...


Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri,
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan sering bikin jengkel, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya... Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, kadang dihibur - kadang disakiti, kadang diperhatikan - kadang dikecewakan, kadang didengar - kadang diabaikan, kadang dibantu - kadang ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan seorang sahabat dengan tujuan kebencian..

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman (ini maksud implisit lho, karena pukul-pukulan dan ciuman yang nggak semestinya dilarang, hehehe…), tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.


Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

  • Ingatlah kapan terakhir kali kita berada dalam kesulitan.
  • Siapa yang berada di samping kita ??
  • Siapa yang mengasihi kita saat kita merasa tidak dicintai ??
  • Siapa yang ingin memberi semangat kita ??
  • Saat kita tak bisa memberikan apa-apa ??




Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita.

Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita









Regard's..