*Retno..*


Dalam gambar, lihat saja kondisi mereka....
Tidak ada tempat untuk tidur, mereka juga masih membuat beberapa ruang untuk burung, ayam, kucing dan anjing ..... etc
Memanyungi air dari atap yang sudah bocor,
tapi masing-masing dari mereka masih memiliki senyum damai di wajah mereka....

Ternyata benar………
‘Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik,
mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.’


( Rahasia Kebahagiaan Yang Sederhana…… )

1. Mendapatkan kebahagiaan yang cukup membuat Qta ‘Baik Hati’,
2. Cobaan yang cukup membuat Qta ‘Tetap Kuat & Tegar’,
3. Kesedihan yang cukup membuat Qta ‘Jadi Manusiawi’,
4. Pengharapan yang cukup membuat Qta ‘Bahagia’, serta
5. Uang yang ‘Cukup’ membeli segala keperluan Qta…


Simply Amazing !!!!!
Orang yang paling bahagia di dunia adalah bukan mereka yang tidak memiliki masalah,
tetapi mereka yang belajar untuk hidup dengan hal-hal yang kurang dari sempurna.
always grateful and Keep Smiling..


Hehehe……..
( Mungkin ini merupakan pemikiran yang 'Cukup Simple' !! )





Apa pendapat kamu tentang hal itu?? Any opinions??










Regard's...






*Retno..*



Sahabat & Persahabatan.. pasti banyak yang sudah tidak asing lagi mendengarnya.

"Apa kamu semua punya teman??'" aku yakin pasti semua jawab *Punya*, klo ga ada aku juga bingung hehehee...


Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri,
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan sering bikin jengkel, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya... Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, kadang dihibur - kadang disakiti, kadang diperhatikan - kadang dikecewakan, kadang didengar - kadang diabaikan, kadang dibantu - kadang ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan seorang sahabat dengan tujuan kebencian..

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman (ini maksud implisit lho, karena pukul-pukulan dan ciuman yang nggak semestinya dilarang, hehehe…), tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.


Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

  • Ingatlah kapan terakhir kali kita berada dalam kesulitan.
  • Siapa yang berada di samping kita ??
  • Siapa yang mengasihi kita saat kita merasa tidak dicintai ??
  • Siapa yang ingin memberi semangat kita ??
  • Saat kita tak bisa memberikan apa-apa ??




Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita.

Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita









Regard's..










*Retno..*



Hmm... ga tau kenapa akhir2 ini pengen banget nulis yg melow2 (melankolis mode : on)
hahahaa........

Robert Louis Stevenson wrote :
"You can not run away from a weakness. You must fight it out or perish. And if that be so, why not now and where you stand?"


Kehilangan adalah sebuah seni... *The Art Of Losing..*
Sebuah proses, merasa dan cara untuk menanganinya.
Ini merupakan permainan pikiran, yang bodoh.
Bodoh, tetapi indah.....


There was a girl who realized what she wants when she doesn't have it with her anymore. She's so tired of everyone leaving. She's sure that they all have great reasons, but is still......HURTS....

She may smile when "it" leave, but the cheer is just a front. Furthermore, she thinks she is throwing but she's thrown. She's playing with her heart, mind and soul just to challenge herself:

  • Is she strong enough to feel the pain when her wounds not yet recovered ??

  • Is she keep her head bloody while it's unbowed ??

  • Is she fight it out or let herself perish ??

  • Why now, not later ??



  • Losing matters not how to straight the gate whiles the wall is not there.
    Here she is, trying hard to build her wall of courage.
    Harder she tries, harder she falls. The hardest part is.. She must keeps trying and falling.. She's fighting alone.
    Yaaa... Because it's about time, the illusion is done and she's got to go.

    Like every song has coda, a final movement. Whether it fades or crashes away, every song ends. And so does it, has to be ended.
    When it ends.. happy or sad one, she realized....
    She is the master of her fate and captain of her soul....


    Face the fact, she's losing "it".
    Sitting in her dark room, she cried...push herself to let go the past and start writing a new future. A future that not be troubled about, for it has yet to come.
    Tries to live in present and make it so beautiful that it worth remembering. Even if it's for other shake.

    For me, losing SUCK. That girl might be tough and whatever, but does she realize that she hurt her so much?
    Losing, whether you like it or not.. It hurts !!! But, how you laugh at it, that called an art.


    Best the beauty of losing is willing to hurt yourself to let others find their happiness. In this complicated world, if one of us is happy than it might enough.





    *That's the art of losing...*








    Regard's...